berapa kali kah dalam sehari anda berlaku tidak benar?
seberapa sucikah anda dalam hidup anda?
bila dosa adalah paku yang menancap dalam tubuh anda, berapa banyakkah paku yang menutupi badan anda?
coba renungkan itu
saya tidak berhak bicara apapun tentang agama, karena saya mungkin tidak lebih tau dari anda semua. saya bukanlah hamba tuhan yang sempurna, apalagi pemuka agama, karenanya saya tidak berhak bicara sedikit pun tentang kalimat kalimat tuhan yang suci.
hanya saja, kejadian kecil di sekitar saya menggelitik iman dan taqwa saya.
hari itu, kami berkumpul, khas anak muda, ketika seberkas soal yang haram ada di tangan kami semua. ya soal ini adalah soal yang akan ditanyakan ketika tes. bukan hal yang aneh bila ini terjadi di sekolah lain, maupun tempat lain di dunia ini. hanya saja, karena ini ada disini, disekolah kami yang begitu sucinya hingga menutup mata atas kebocoran iman di dalam pemerintahannya sendiri, sebuah soal yang melanglang buana di kalangan siswa adalah sebuah dosa.
bagi kami yang mendapatkannya. tentu kami adalah orang berilmu. kami tidak semata-mata dengan piiran pendeknya menghafal jawaban itu. malah cenderung soal itu kami anggap sebagai 'oh cukup tahu saja'. kami yang merasa cukup pandai pun menilai soal tersebut cukup mudah, gampang untuk di kerjakan tanpa harus menghafal jawaban.
masalah datang ketika orang-orang lain merasa begitu naifnya atas soal ini. mencuatlah akhirnya soal ini ke permukaan. sebuah masalah kecil yang akhirnya menjadi besar, dan menjadi fenomena hanya akibat perbedaan persepsi. betapa persepsi lah yang menjadi sutradara kehidupan manusia. ya, memang ada beberapa diantara mereka yang memegang soal, tidak berperilaku sebagaimana telah dipaparkan. mereka ini adalah golongan orang-orang yang menutup mata mereka dari pengetahuan, dan memilih cara mudah dengan hanya memasukkan ilmu mengeja (dengan kata lain menghafal aabcdecda,....).
saya, yang berada ditengah, sebagai orang yang memegang soal, namun mengerjakan sesuai kemampuan saya merasa tidak ada satupun dari mereka yang benar. dan tidak juga membenarkan perilaku saya sendiri. saya salah, karena ini semua tidak baik bila dibiasakan. cukup tahu saja pun berarti saya sudah tau. dan saya salah karena melakukan apa yang seharusnya tidak boleh dilakukan, meskipun tuhan maha tahu niat-niat umatnya.
saya juga tidak setuju dengan mereka yang mengadukan hal ini kepada pemerintahan yang sedang menjabat di sekolah. alangkah baiknya bila masalah kecil ini diselesaikan oleh kami, dan kita, sebagai anak yang baru beranjak dewasa. anggaplah ini sebuah masalah untuk menguji kedewasaan kita. betapa culunnya bila sedikit sedikit kita menggantungkan diri pada orang yang memang sudah dewasa. lagipula, mengadu tidak menyelesaikan masalah. orang dewasa itu lebih dewasa daripada kita, tanpa diadukan, mereka tidak buta untuk tidak mengetahui apa yang sedang terjadi.
saya lebih tidak setuju lagi pada mereka yang mengecam orang-orang yang mengadu, dan juga pada mereka yang tadi telah saya bilang, menutup mata mereka dari ilmu, dan hanya memilih latihan mengeja. yang bahkan, sepupu saya di playgroup pun sudah bisa. kalau hanya ingin mengeja, tak usah buang-buang waktu sekolah nak. lebih enak bila kalian main, clubbing, belanja dan bersenang-senang. tidak ada yang masalah kok dengan itu.
dan saya lebih lebih lebih tidak setuju lagi pada mereka yang munafik, mengingkari hati mereka sendiri. mengingkari keinginan diri sendiri. bahkan ada juga yang sampai hati bilang 'yaelah ini try out, ngapain sih pake ginian, kalo uan baru lo pake buat nunjukin hasil maksimum (100)' ya tuhan, sebagai hambamu yang tidak cukup beriman pun, nurani saya menolak ungkapan ini. justsu ketika istilahnya 'ujian main-main' atau try out ini lah lo mau main main boleh. tapi ketika uan, ujian yang sesungguhnya, lo pake tuh otak yang udah tuhan lo pake, biar nyokap bokap lo bangga ngambil ijazah lo yang berisikan nilai halal lo, bukan nilai haram. kalo mau ngasal ya di try out, karena toh ga ada yang peduli dengan nilai try out, kalo uan lo kayak gitu, gue tanyakan kembali siapa yang sebenarnya nista itu? itu yang ada di benak saya saat itu.
tuhan maha tahu niatan umatnya. dari kejadian kecil yang membesar ini, saya berharap saya dan lingkungan saya belajar melalui kejadian ini.
semoga tuhan mau memaafkan kesalahan saya, dan menyadarkan kita semua bahwa memang hidup bukan sekedar hitam dan putih.
only in littlest world, today
Saturday, February 27, 2010
Friday, January 15, 2010
coba coba katakan kepadaku bahwa kita sedang berjalan menuju satu alasan,
janganlah kau katakan bila kita memang tak ada tujuan, dari apa yang dijalankan,
aku tak ingin terus terdiam memandangi harapan,
terlena akan manis cinta dan berujung kecewa,
aku tak ingin terus menunggu sesuatu yang tak pasti,
lebih baik kita menangis dan terluka hari ini..
coba coba katakan kepadaku sekali lagi bila kita memang benar akan kesana,
buktikan dan buat aku percaya bahwa kita bisa, mewujudkan bahagia,
aku tak ingin terus terdiam memandangi harapan,
terlena akan manis cinta dan berujung kecewa,
aku tak ingin terus menunggu sesuatu yang tak pasti,
lebih baik kita menangis dan terluka hari ini..
ohh.. oh.. habis sudah semua rangkai kata..
telah terungkap semua yang kurasa..
yang kuingin akhir yang bahagia.. hoo..
aku tak ingin terus terdiam memandangi harapan,
terlena akan manis cinta dan berujung kecewa,
aku tak ingin terus menunggu sesuatu yang tak pasti,
lebih baik kita menangis dan terluka..
aku tak ingin terus terdiam memandangi harapan,
terlena akan manis cinta dan berujung kecewa,
aku tak ingin terus menunggu sesuatu yang tak pasti,
lebih baik kita menangis dan terluka hari ini..
wohoho.. dudududu…
wohoho.. dudududu…
yang ku inginkan..
satu tujuan..
sebuah kenyataan..
bukan impian..
bukan harapan..
bukan alasan..
satu kepastian..
coba katakan..
coba katakan..
coba katakan..
coba katakan..
Lagu ini bukan hanya ditujukan untuk anda yang sedang mencinta. Namun juga bagi anda yang sedang dalam sebuah penantian akan harapan.
Coba lihat lagi, apakah makna dari harapan anda.
Kini, kesempatan besar yang mudah telah saya lewatkan. I'm not making it mine. Well, it doesn't matter, it's hard, but world keep spinning, even when you get the worst..
Dari lagu ini, saya ingin mengungkapkan bahwa tak berguna bagi saya terlarut dalam kekecewaan, apalagi bila sampai mengambinghitamkan orang lain. Tidak bijak rasanya hidup terhormat bila harus membuat orang lain terlihat lebih buruk daripada kita. Bukankah emas tidak pernah membuat logam lain menjadi lebih buruk darinya?yang ia lakukan hanya menjaga dirinya dari karat,sehingga ia terus bersinar.
Tuhan benar-benar adil dan baik dengan saya. Saya tau, ada makna besar yang ia titipkan dengan saya malam ini. Ada amanah besar. Semoga tubuh kecil dan jiwa kecil ini mampu menampung amanah tuhan yang sebegitu besarnya...
Saya sedih, ya. Saya kecewa, ya. Namun saya tidak akan berhenti berkarya. Dan saya tidak akan menyesalinya. Saya akan terus melangkah. Konsep trampolin, ketika lo jatuh dengan kencang tepat ditengahnya, lo akan terpantul lagi dengan power yg lebih besar. Semoga saya termasuk orang-orang berjiwa trampolin hahaha. Amin.
Sekali lagi, big opportunity is not always the best opportunity for you. Be you, believe your god, go get your best.
Only in littlest world, tonight :)
janganlah kau katakan bila kita memang tak ada tujuan, dari apa yang dijalankan,
aku tak ingin terus terdiam memandangi harapan,
terlena akan manis cinta dan berujung kecewa,
aku tak ingin terus menunggu sesuatu yang tak pasti,
lebih baik kita menangis dan terluka hari ini..
coba coba katakan kepadaku sekali lagi bila kita memang benar akan kesana,
buktikan dan buat aku percaya bahwa kita bisa, mewujudkan bahagia,
aku tak ingin terus terdiam memandangi harapan,
terlena akan manis cinta dan berujung kecewa,
aku tak ingin terus menunggu sesuatu yang tak pasti,
lebih baik kita menangis dan terluka hari ini..
ohh.. oh.. habis sudah semua rangkai kata..
telah terungkap semua yang kurasa..
yang kuingin akhir yang bahagia.. hoo..
aku tak ingin terus terdiam memandangi harapan,
terlena akan manis cinta dan berujung kecewa,
aku tak ingin terus menunggu sesuatu yang tak pasti,
lebih baik kita menangis dan terluka..
aku tak ingin terus terdiam memandangi harapan,
terlena akan manis cinta dan berujung kecewa,
aku tak ingin terus menunggu sesuatu yang tak pasti,
lebih baik kita menangis dan terluka hari ini..
wohoho.. dudududu…
wohoho.. dudududu…
yang ku inginkan..
satu tujuan..
sebuah kenyataan..
bukan impian..
bukan harapan..
bukan alasan..
satu kepastian..
coba katakan..
coba katakan..
coba katakan..
coba katakan..
Lagu ini bukan hanya ditujukan untuk anda yang sedang mencinta. Namun juga bagi anda yang sedang dalam sebuah penantian akan harapan.
Coba lihat lagi, apakah makna dari harapan anda.
Kini, kesempatan besar yang mudah telah saya lewatkan. I'm not making it mine. Well, it doesn't matter, it's hard, but world keep spinning, even when you get the worst..
Dari lagu ini, saya ingin mengungkapkan bahwa tak berguna bagi saya terlarut dalam kekecewaan, apalagi bila sampai mengambinghitamkan orang lain. Tidak bijak rasanya hidup terhormat bila harus membuat orang lain terlihat lebih buruk daripada kita. Bukankah emas tidak pernah membuat logam lain menjadi lebih buruk darinya?yang ia lakukan hanya menjaga dirinya dari karat,sehingga ia terus bersinar.
Tuhan benar-benar adil dan baik dengan saya. Saya tau, ada makna besar yang ia titipkan dengan saya malam ini. Ada amanah besar. Semoga tubuh kecil dan jiwa kecil ini mampu menampung amanah tuhan yang sebegitu besarnya...
Saya sedih, ya. Saya kecewa, ya. Namun saya tidak akan berhenti berkarya. Dan saya tidak akan menyesalinya. Saya akan terus melangkah. Konsep trampolin, ketika lo jatuh dengan kencang tepat ditengahnya, lo akan terpantul lagi dengan power yg lebih besar. Semoga saya termasuk orang-orang berjiwa trampolin hahaha. Amin.
Sekali lagi, big opportunity is not always the best opportunity for you. Be you, believe your god, go get your best.
Only in littlest world, tonight :)
Wednesday, December 9, 2009
stereo kind, stereotype
Well, again, it's only my own perception.
Kehidupan stereotype bukanlah sebuah keanehan. Manusia cenderung hidup dalam kestereotype-an, dimana semua orang hidup untuk memenuhi jangkauan dan prestige yang didasarkan dari persepsi orang lain.
Tanpa bermaksud apa-apa, kadang, orang-orang yg berperilaku stereotype, tanpa disertai dengan jiwa yang memang stereotype, akan merasa letih dan tersiksa dengan keseharian yang dilaluinya. Lalu, apa sebenarnya tujuan dasar dari perilaku manusia? Apakah untuk membawa sebuah kebahagiaan? Ataukah hanya untuk formalitas dalam pencapaian prestige duniawi?
Dalam berbagai hal, tak ada yang salah dengan menjadi stereotype, bila memang sifat dan perilaku seseorang tersebut memang pasaran dan menjadi stereotype. Tapi bukankah akan sangat menyedihkan bila seorang manusia yang sebenarnya memiliki keunikan, menghabiskan waktu dengan hidup penuh kepura-puraan, dan berusaha berperilaku seperti tipe-tipe umum manusia?
Menyedihkan ketika warna yang telah ditakdirkan tuhan, ditumpuk dan dihilangkan dengan warna-warna sintetis buatan manusia, yang sebenarnya amat jauh dari jati dirinya.
Semoga dunia tetap berwarna, alami sebagaimana mestinya
Littlest world, today
Kehidupan stereotype bukanlah sebuah keanehan. Manusia cenderung hidup dalam kestereotype-an, dimana semua orang hidup untuk memenuhi jangkauan dan prestige yang didasarkan dari persepsi orang lain.
Tanpa bermaksud apa-apa, kadang, orang-orang yg berperilaku stereotype, tanpa disertai dengan jiwa yang memang stereotype, akan merasa letih dan tersiksa dengan keseharian yang dilaluinya. Lalu, apa sebenarnya tujuan dasar dari perilaku manusia? Apakah untuk membawa sebuah kebahagiaan? Ataukah hanya untuk formalitas dalam pencapaian prestige duniawi?
Dalam berbagai hal, tak ada yang salah dengan menjadi stereotype, bila memang sifat dan perilaku seseorang tersebut memang pasaran dan menjadi stereotype. Tapi bukankah akan sangat menyedihkan bila seorang manusia yang sebenarnya memiliki keunikan, menghabiskan waktu dengan hidup penuh kepura-puraan, dan berusaha berperilaku seperti tipe-tipe umum manusia?
Menyedihkan ketika warna yang telah ditakdirkan tuhan, ditumpuk dan dihilangkan dengan warna-warna sintetis buatan manusia, yang sebenarnya amat jauh dari jati dirinya.
Semoga dunia tetap berwarna, alami sebagaimana mestinya
Littlest world, today
Friday, November 27, 2009
lively night
Hello, littlest world tonight.
Been a long time since the last post.
Still, my life's getting more colourful each day.
Tonight I'd like to share only a tiny part of my life.
It's seems like my life is perfect.
Having a good family, good boyfriend, good friends, good school and its stuffs, also good opportunity. But nothing is perfect in this world. Having everything in a really good composition doesn't mean your life is perfect. Well, at least that's what I thought.
What if you are too good in something, so when you fall, everyone will judge you because you shouldn't fall?
What if, being your self is forbidden, but being the perfect you is a must?
Then, what if everything in your life has been planned, by everyone that faking the truth that you are actually not that good?
Well, my life is not as that sucks.
It's very wonderful actually. I love to have a life like this. But people have their own perceptions, and sometimes, they push their own imagination to others. Unfortunately, others who don't have any power to refuse.
Okay, it's only a tiny part of my perfect life.
Now, I want to share another part of my life. It's about love.
Love is all around.
Love is happiness that bleed inside your heart.
Love is hurts when its best
Love
Yeah I don't really think too deep about love. But something sure, I want to fall in love. Love with no passion and desire. Love with love, with the rest of love in your life, love without others perception. Love with no limit to love. I'm sick of love. When I'm too in love with someone, then others will correct my love ethic. WHAT ARE THEY REALLY THINK? Even it's a part of my life, but they still want to be the director.
Should I sometimes just ignore those people?
Should I someday be so wild, be free? Express my deepest me?
Should I someday get across my own perception?
Well, I live in indonesia, where everyone cares a lot with ethics and drama. But should ethics kill your own creativity to be alive? To be someone lively? I think it shouldn't be that rigid.
Thank god I have a life like this, it makes me wiser each day. It makes me learn about life, social, anything. Someday, I'll be a mother, and I want to let my children see everything in their own windows, so they can be free to express everything. And,I will be the mother that standing behind them, watching them grow lively, helping when they fall.
Only in littlest world of my life,
Regards
Been a long time since the last post.
Still, my life's getting more colourful each day.
Tonight I'd like to share only a tiny part of my life.
It's seems like my life is perfect.
Having a good family, good boyfriend, good friends, good school and its stuffs, also good opportunity. But nothing is perfect in this world. Having everything in a really good composition doesn't mean your life is perfect. Well, at least that's what I thought.
What if you are too good in something, so when you fall, everyone will judge you because you shouldn't fall?
What if, being your self is forbidden, but being the perfect you is a must?
Then, what if everything in your life has been planned, by everyone that faking the truth that you are actually not that good?
Well, my life is not as that sucks.
It's very wonderful actually. I love to have a life like this. But people have their own perceptions, and sometimes, they push their own imagination to others. Unfortunately, others who don't have any power to refuse.
Okay, it's only a tiny part of my perfect life.
Now, I want to share another part of my life. It's about love.
Love is all around.
Love is happiness that bleed inside your heart.
Love is hurts when its best
Love
Yeah I don't really think too deep about love. But something sure, I want to fall in love. Love with no passion and desire. Love with love, with the rest of love in your life, love without others perception. Love with no limit to love. I'm sick of love. When I'm too in love with someone, then others will correct my love ethic. WHAT ARE THEY REALLY THINK? Even it's a part of my life, but they still want to be the director.
Should I sometimes just ignore those people?
Should I someday be so wild, be free? Express my deepest me?
Should I someday get across my own perception?
Well, I live in indonesia, where everyone cares a lot with ethics and drama. But should ethics kill your own creativity to be alive? To be someone lively? I think it shouldn't be that rigid.
Thank god I have a life like this, it makes me wiser each day. It makes me learn about life, social, anything. Someday, I'll be a mother, and I want to let my children see everything in their own windows, so they can be free to express everything. And,I will be the mother that standing behind them, watching them grow lively, helping when they fall.
Only in littlest world of my life,
Regards
Friday, October 9, 2009
Friday, September 18, 2009
goodbye ramadhan 2009
Good night world!
Mlm ini adalah malem puasa terakhir ditahun 2009 yg artinya besok adalah puasa terakhir.
Cukup berat bagi gue untuk meninggalkan bulan puasa ini karena menurut gue, gue belum melakukan apa-apa untuk bs lebih mengenal Allah.
Well, mungkin diantara anda semua, readers, banyak yang tentunya jauh lebih beriman dan berpengalaman dibanding gue. Ya, sebagai umat muslim, gue sangat sadar bahwa gue jauh dari sempurna. Hingga saat ini gue masih merasa mempercayai Allah karena Ialah yg menciptakan gue. Gue sangat ingin tiba di titik dimana gue begitu mencintai tuhan gue, hingga gue menyadari bahwa ga ada satupun yg diciptakannya untuk kesia-siaan. namun nampaknya blm sampe sana iman gue.
Well, semua butuh proses. dan semoga allah masih memberi gue, dan anda semua, waktu yang lebih panjang untuk menyelami batin anda,mencari apa yg sebenarnya penting dicari, mengenal lebih jauh tuhan anda.
Anyway, selamat hari raya idul fitri, minal aidin walfaizin, mohon maaf lahir dan batin.
next time in littlestworld:)
Mlm ini adalah malem puasa terakhir ditahun 2009 yg artinya besok adalah puasa terakhir.
Cukup berat bagi gue untuk meninggalkan bulan puasa ini karena menurut gue, gue belum melakukan apa-apa untuk bs lebih mengenal Allah.
Well, mungkin diantara anda semua, readers, banyak yang tentunya jauh lebih beriman dan berpengalaman dibanding gue. Ya, sebagai umat muslim, gue sangat sadar bahwa gue jauh dari sempurna. Hingga saat ini gue masih merasa mempercayai Allah karena Ialah yg menciptakan gue. Gue sangat ingin tiba di titik dimana gue begitu mencintai tuhan gue, hingga gue menyadari bahwa ga ada satupun yg diciptakannya untuk kesia-siaan. namun nampaknya blm sampe sana iman gue.
Well, semua butuh proses. dan semoga allah masih memberi gue, dan anda semua, waktu yang lebih panjang untuk menyelami batin anda,mencari apa yg sebenarnya penting dicari, mengenal lebih jauh tuhan anda.
Anyway, selamat hari raya idul fitri, minal aidin walfaizin, mohon maaf lahir dan batin.
next time in littlestworld:)
Wednesday, September 16, 2009
indigo girl -or not
Morning, everyone!
I start this day by opening my blog and gosh! It's been a long time not to update mine.
Well I don't really know what to tell ya, but I suddenly remember about the topic my friend gave me yesterday.
Indigo -someone who has other abilities, unusual.
What happen if you are an indigo? Well my friend didn't tell me so much about it, but between indigo or ordinary, have no significant differences.
Yea in spite of knowing more or seeing more, being indigo seems much similar.
He told me maybe I'm one of those indigo girls. Hm I don't quite believe it. But sometimes I do feeling different than others. I can see through time, although I don't really think about it. I just feel I'm more sensitive than others.
Sometimes if I see problem, my heart will tell me what to do or something. And apparently, its true. Yeah its true. And if I see something, I know what will happen next.
Well, no matter I'm indigo or not, it's still a mother nature's gift
I start this day by opening my blog and gosh! It's been a long time not to update mine.
Well I don't really know what to tell ya, but I suddenly remember about the topic my friend gave me yesterday.
Indigo -someone who has other abilities, unusual.
What happen if you are an indigo? Well my friend didn't tell me so much about it, but between indigo or ordinary, have no significant differences.
Yea in spite of knowing more or seeing more, being indigo seems much similar.
He told me maybe I'm one of those indigo girls. Hm I don't quite believe it. But sometimes I do feeling different than others. I can see through time, although I don't really think about it. I just feel I'm more sensitive than others.
Sometimes if I see problem, my heart will tell me what to do or something. And apparently, its true. Yeah its true. And if I see something, I know what will happen next.
Well, no matter I'm indigo or not, it's still a mother nature's gift
Subscribe to:
Posts (Atom)